Hendro is My ID

Waktu tak pernah kembali, ini bagian dari catatan hidup

Lebaran Sebentar lagi

0

ak terasa Ramadhan sudah menginjak hari-hari terakhir, apa saja yang telah kita dapat selama bulan penuh berkah ini? Hanya di pribadi kita masing-masing jawabannya….

Setelah lebih dari 8 tahun menginjak Kota Batam, mungkin tahun ini adalah tahun pertama bagi aku untuk berlebaran di kota industri ini. Alasannya? No more reason, aku perlu dana ekstra buat dana persiapan Nikah (at last ). Kata orang-orang lebaran di Batam, tak jauh beda seperti di Kota-kota besar yang notabenenya sebagian besar adalah pendatang. Masih teringat beberapa tahun lalu saat aku berlebaran di Kota Gudeg (Djogja), saat mau berlebaran kami-para anak kostan-sibuk mencari stok makanan karena pada saat lebaran tak ada satu pun. Akhirnya aku pulang ke desa, agak terasalah suasana berlebaran di sana.

Sedih yang ada jika suasana sepi menyelimuti kota tempat kita tempat Lebaran, tidak ubahnya kota mati, jalan-jalan kosong, kedai-kedai tutup. Jadi tak mengherankan, mesti berjubel para pemudik memenuhi pelabuhan..tetap saja Pulang Kampung menjadi pilihan.

Apa yang akan kulakukan saat lebaran di Batam? Entahlah….Mungkin pergi ke daerah-daerah dekat batam yang masih ada suasana lebarannya. Ada ide???

Facebooktwittergoogle_pluspinterestmail

So, what do you think ?